Ini Dia "Tri Prasetya" Yang Diucapkan Oleh Siswa SMA Taruna Nusantara

 

Sumber : Google.com

Sebagaimana umumnya sekolah lanjutan tingkat atas di Indonesia, pendidikan di SMA Taruna Nusantara berlangsung selama tiga tahun. Sampai saat ini, SMA Taruna Nusantara telah meluluskan 30 angkatan, dengan alumni berjumlah kurang lebih 9.000 orang, tersebar di seluruh Indonesia dan dunia, berkiprah dalam beragam profesi, menorehkan berbagai prestasi.

Jika hanya berkiprah dalam beragam profesi dan menorehkan berbagai prestasi maka semua lulusan sekolah mana pun di Indonesia dan dunia melakukannya. Sesuai dengan tujuan pendiriannya, Para Pendiri SMA Taruna Nusantara meminta pemuda-pemudi yang di didik di sana untuk megucapkan “Tri Prasetya”, yang artinya “tiga sumpah setia yang harus dipegang sampai mati”.

Tri Prasetya Siswa

Perguruan Taman Taruna Nusantara

Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa,

Kami, siswa Perguruan Taman Taruna Nusantara, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Bertanah air satu, Tanah Air Indonesia, Berbangsa Satu, Bangsa Indonesia, Berbahasa satu, Bahasa Indonesia, Bernegara Satu, Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kami, siswa Perguruan Taman Taruna Nusantara, adalah putra-putri Ibu Pertiwi Indonesia, Setia pada proklamasi 17 Agustus 1945, Setia pada Pancasila, Setia pada Undang-Undang Dasar 1945. Bersedia menyerahkan seluruh jiwa raga bagi cita-cita dan perjuangan bangsa Indonesia.

Kami, siswa Perguruan Taman Taruna Nusantara, berkepribadian mandiri dan berjiwa merdeka, memgang teguh disiplin, persatuan dan kesatuan, mewujudkan kecerdasan, kemajuan dan kesejahteraan dan di manapun berada memberikan karya terbaik bagi masyarakat bangsa negara dan dunia.

Sumpah ini diucapkan ketika siswa ingin memulai pendidikan dan sekali lagi ketika menyelesaikan pendidikan, dan dibacakan setidaknya seminggu sekali setiap upacara bendera pada hari Senin. Sebelum meninggalkan kampus, para alumni SMA Taruna Nusantara juga di mintaa untuk mengucapkan Janji Alumni, yaitu untuk selalu memegang teguh Tri Prasetya.

Teddy Rusdy dan Pak Try Sutrisno selalu mengingatkan para alumni SMA Taruna Nusantara akan janjinya dalam berbagai kesempatan. Terlebih, ketika apa yang mereka khawatirkan sewaktu mendirikan SMA Taruna Nusantara ternyata terjadi.

Saat ini bangsa Indonesia seakan-akan linglung, seperti bangsa yang tidak mengenal dirinya sendiri, terombang-ambing dalam situasi yang tidak menentu. Bahkan sebagian besar tidak menyadari ketika Undang-Undang Dasar 1945 yang merupakan landasan seluruh segi kehidupan berbangsa dan bernegara diubah berkali-kali, sedangkan perubahan itu menyimpang jauh dari nilai-nilai yang diperjuangkan oleh Para Pendiri Bangsa.


Sumber : republika.co.id

Comments

Popular posts from this blog

Ini Dia Salah Satu Peristiwa "Besar" Menjelang Pemilu 1987

ASPADIN : Setiap Produk AMDK Wajib Memiliki Sertifikat SNI dan Ijin Edar BPOM, Tidak Mungkin AMDK Berbahaya