Dituding Akan Mendongkal Kekuasaan Presiden Soekarno, Leonardus Benyamin Moerdani Dicopot Dari Jabatannya
| Sumber : wikipedia |
Berakhir sudah
sepak terjang Teddy Rusdy bersama dengan L.B. Moerdani dalam membangun
intelijen RI yang tangguh. Pasalnya L.B. Moerdani dituding akan mendongkel
kekuasaan Presiden Soeharto. Pada saat intelijen RI tumbuh sangat kuat, L.B.
Moerdani pun diganti. Soeharto tidak rela jika ada “rumput lain yang tumbuh”.
Soeharto tidak ingin jika ada orang lain yang bersaing dengan dirinya.
Teddy Rusdy
sangat mengenal L.B. Moerdani, Teddy masih mengingat bahwa L.B. Moerdani pernah
berkata bahwa dirinya sadar sebagai seorang Indo yang mempunyai darah
Jerman/Belanda dari ibu, dan beragama Katolik ini berulang kari berbicara
kepada Teddy bahwa dirinya tidak akan mungkin menjadi Presiden RI.
Teddy Rusdysadar, bahwa apa saja yang powerfull akan memunculkan iri hati. Teddy mengatakan bahwa L.B. Moerdani sudah mengadakan assessment intelijen, juka pada
saatnya Kopkamtib harus bubar. Karena Kopkamtib adalah ekstra structural. Hanya
saja, meskipun Kopkamtib bubar, tetapi fungsi-fungsinya jangan sampai bubar. Akibatnya
intelijen yang sudah dibangun dihancurkan sendiri.
Pada
tanggal 24 Februari 1988 L.B. Moerdani pun harus meletakkan jabatannya yang
selama ini ia emban, dan sebagai pengganti dirinya dipilihlah Jenderal TNI Try
Sutrisno. Ketika terjadi berbagai pergeseran dilingkungan ABRI saat itu muncul
isu “de-Benny-sasi”, yaitu dipangkasnya “networking” L.B. Moerdani di Mabes
ABRI.
Comments
Post a Comment