Ini Dia Ketiga Kelompok Yang Memiliki Perbedaan Pendapat Saat Dekolonisasi Timor Timur
![]() |
| Sumber : Google.com |
Saat Teddy
Rusdy ditugaskan sebagai “Sekretaris Pribadi” AS INTEL KOPKAMTIB, di Timor
Timur yang juga merupakan jajahan Portugal kekacauan masalah dekolonisasi
wilayah yang sangat dekat dengan Indonesia itu membawa kekacauan dan kekisruhan
yang sebenarnya adalah cermin dari kekacauan yang terjadi pada Pemerintahan
Portugal. Tetapi, khusus di Timor Timur, perkembangan di lapangan membuka satu alternative
lain, yakni bergabung dengan NKRI. Sedangkan dalam rangka mempersiapkan proses
dekolonisasi di Timor Timur, Angkatan Bersenjata Portugal yang saat itu menjadi
revolusioner, sebagai perwiranya telah menjadi semakin dekat dengan Partai
Komunis Portugal.
Angkatan
Bersenjata Portugal kemudian mengirimkan seorang Mayor dan Seorang Kapten yang
pro komunis, untuk membantu Gurbenur Timor Timur Portuga dalam proses
dekolonisasi. Kedua Perwira Portugal tersebut, segera berpihak kepada FRETILIN
pimpinan Fransisco Xavier do Amaral mantan Pegawai Bea Cukai dan Kose Manuel
Ramos Horta, Putera seorang Perwira Angkatan Laut Portugal di Dili yang
berhaluan Komunis dan memperjuangkan kemerdekaan Timor Timur.
Kelompok kedua
adalah UNIAO DEMOCRATICA TIMORENSE (UDT), kelompok yang memperjuangkan Timor
Timur sebagai Negara dalam federasi di bawah Portugal, dengan mendapatkan
otonomi yang luas. Dukungan kuat partai ini dating dari para pejabat lokal
Pemerintah kolonial, golongan kulit putih Portugal atau para indo campuran
Portugal-Timor Timur. Kelompok ini merasa belum kuat untuk merdeka karena belum
memiliki banyak anggota masyarakat yang terdidik serta menyadari sangat
terbatasnya sumber daya ekonomi untuk mendukung suatu Negara merdeka.
Kelompok ketiga
adalah ASSOCIACION POPULAR DEMOCRATICO TIMORANSE (APODETI) yang berdiri pada 17
Mei 1974 dnegan manifesto politiknya memilih integrasi ke dalam masyarakat
Indonesia. Kebebasan dan keadilan sosial serta berintegrasi berdasarkan
hubungan internasional dengan status provinsi. Kelahiran APODETI adalah buah
dari operasi intelijen BAKIN dengan nama sandi “Operasi Komando”.

Comments
Post a Comment