Kemperin Pastikan Galon Guna Ulang Aman Untuk Digunakan
![]() |
| Sumber : Google.com |
Banyak akun
media sosial dan beberapa artikel pemberitaan yang menyebarkan informasi yang
tidak benar, dan meresahkan masyarakat terkait bahaya BPA Bisphenol A) yang
terkandung dalam galon isi ulang selama sepekan belakangan ini.
Sebelumnya,
Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemperin), Abdul
Rochim, juga memastikan mutu produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) sesuai
standar, dan kemasan galon yang berbahan polietilena tereftlat (PET) maupun
polycarbonate (PC) masih sesuai aturan dan aman digunakan.
Terkait
regulasi kemasan pangan tersebut, telah diterbitkan Peraturan Menteri
Perindustrian Nomor 24 Tahun 2010 tentang Pencantuman Logo Tera Pangan dan Kode
Daur Ulang pada Kemasan Pangan Plastik.
"Pengawasan
produk AMDK juga dilakukan secara berkala, termasuk di dalamnya pengawasan
terhadap fasilitas dan proses pembersihan galon guna ulang," tuturnya.
Direktur
Pengembangan Standar Agro, Kimia, Kesehatan dan Halal, Badan Standardisasi
Nasional (BSN), Wahyu Purbowasito, mengatakan produk yang memiliki logo SNI
seperti galon guna ulang sudah melalui pemeriksaan atau audit, baik dari sisi
kesesuaian produk terhadap SNI yang ada maupun konsistensinya, termasuk
parameter yang melindungi konsumen dari bahaya akibat penggunaan produk
tersebut.
"Apalagi
sertifikasi produk tersebut dilakukan oleh pihak ketiga yang bebas dari
interest tertentu, sehingga diharapkan bisa lebih obyektif dalam menilai suatu
produk,” ungkapnya.
Pakar
Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Eko Hari Purnomo, juga
menegaskan AMDK galon guna ulang yang diproduksi pabrik-pabrik besar pasti
sudah memiliki quality control yang jelas dan sumber airnya juga biasanya sudah
tertentu.
"Kontrolnya
sudah lebih ketat. Dari sisi proses pengemasannya juga sangat steril. Apalagi
mereka kan mengambil air itu dari satu sumber air dan sebelum digunakan juga
sudah dilakukan dari sisi mutu mikrobiologisnya. Jadi sangat memenuhi
persyaratan untuk digunakan sebagai air minum,” ujar Eko Hari Purnomo.
Sumber : beritasatu.com

Comments
Post a Comment